Pak Dengklek memiliki 13 buah benda pusaka yang dilabeli A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, dan M dalam sebuah tanah yang masing-masing memiliki hubungan sebagai berikut:

Dari gambar di atas diketahui bahwa benda pusaka B, C, dan D memiliki kekuatan yang diturunkan dari benda pusaka A, benda pusaka E, F, dan G memiliki kekuatan yang diturunkan dari benda pusaka B, dst. Kemudian Pak Dengklek mendefinisikan sebuah fungsi kiri(X), tengah(X) dan kanan(X) suatu benda pusaka X yang didefinisikan sebagai benda pusaka yang posisinya sebagai turunan sebelah kiri, tengah, dan kanan. Sebagai contoh kiri(B)=E, tengah(B)=F, kanan(B)=G, tentunya benda pusaka yang tidak memiliki turunan, nilai fungsi kiri, tengah, dan kananya akan bernilai kosong. Selanjutnya Pak Dengklek mendefinisikan sebuah cara untuk mencari benda pusaka yang dia miliki yaitu dengan cara membuat fungsi cari sebagai berikut:
fungsi cari(x):
jika nilai x tidak kosong:
cari(kiri(x));
cari(tengah(x));
cari(kanan(x));
letakkan x dalam boxSetiap kali menemukan benda pusaka, Pak Dengklek akan meletakkannya dalam sebuah boks kosong pada posisi paling atas. Jika Pak Dengklek memulai pencarian dengan benda pusaka A yaitu cari(A) sampai semua benda pusaka ditemukan, tuliskan urutan benda pusaka dalam boks mulai dari posisi paling atas sampai posisi paling bawah.
Jawaban: ……….. {tuliskan jawaban dalam bentuk HURUF KAPITAL saja tanpa spasi}
Masuk untuk menulis jawaban