Deskripsi Untuk Soal Nomor 20 dan 22
Terdapat dua buah meja berbentuk poligon beraturan: satu meja berwarna hitam, serta satu meja berwarna putih dengan suatu tanda panah di atasnya. Setiap sisi meja, baik meja hitam maupun meja putih, memiliki panjang yang sama, panjang sisi meja hitam dan sisi meja putih pun sama.
Pada awalnya, meja hitam terletak di tengah-tengah ruangan dan tidak dapat digerakkan, sedangkan meja putih terletak tepat di sebelah Utara (UT) meja hitam sedemikian sehingga kedua sisi meja saling berhimpitan dan tanda panah di atas meja putih juga menunjukkan ke arah UT.
Anda kemudian memiliki ide usil yakni menggelindingkan meja putih searah jarum jam mengelilingi meja hitam, dan menjamin bahwa kedua meja selalu bersentuhan, selama beberapa putaran.
Sebagai contoh, berikut ini ilustrasi jika Anda menggelindingkan meja putih yang berbentuk segi-4 mengelilingi meja hitam yang berbentuk segi-5 sebanyak 1 putaran. Perhatikan bahwa setelah 1 putaran tersebut, tanda panah pada meja putih sekarang menunjukkan ke arah Timur (TM).

Jika Anda menggelindingkan meja putih yang berbentuk segi-8 mengelilingi meja hitam yang berbentuk segi-11 sebanyak 1 putaran, ke mana arah yang ditunjuk oleh tanda panah pada meja putih pada akhirnya?
Tuliskan jawaban dalam bentuk DUA HURUF KAPITAL yang menyatakan singkatan mata angin seperti pada ilustrasi.
Jika Anda menggelindingkan meja putih yang berbentuk segi-8 mengelilingi meja hitam yang berbentuk segi-13 sebanyak 17 putaran, ke mana arah yang ditunjuk oleh tanda panah pada meja putih pada akhirnya?
Tuliskan jawaban dalam bentuk DUA HURUF KAPITAL yang menyatakan singkatan mata angin seperti pada ilustrasi.
Jika Anda menggelindingkan meja putih yang berbentuk segi-123 mengelilingi meja hitam yang berbentuk segi-456 sebanyak X putaran, berapakah bilangan positif terkecil X sehingga arah yang ditunjuk oleh tanda panah pada meja putih pada akhirnya menghadap tepat ke Utara (UT) kembali?
Tuliskan jawaban dalam bentuk ANGKA.
Masuk untuk menulis jawaban