Pak Dengklek bermimpi bahwa ia mendapatkan tujuh buah telur bebek yang diberi label dari 1 hingga 7. Diketahui bahwa tepat dua dari tujuh telur tersebut adalah telur emas. Sayangnya, secara kasat mata, semua telur tersebut terlihat sama di mata Pak Dengklek — jika mengabaikan nomor label telurnya. Oleh karena itu, Pak Dengklek menciptakan sebuah mesin pendeteksi telur emas.
Mesin pendeteksi telur emas ini akan bekerja sebagai berikut:
Pak Dengklek memasukkan beberapa (boleh satu atau lebih) telur ke dalam mesin untuk dicek.
Mesin akan melakukan pengecekan dan akan mengembalikan telur-telur yang dimasukkan tadi kembali ke Pak Dengklek.
Mesin akan melaporkan hasil pengecekan yakni salah satu di antara dua kemungkinan berikut: "TIDAK ADA TELUR EMAS" yang artinya seluruh telur yang dimasukkan oleh Pak Dengklek tidak ada yang merupakan telur emas; atau "TELUR EMAS TERDETEKSI" yang artinya ada setidaknya satu telur emas yang dimasukkan oleh Pak Dengklek.
Perhatikan bahwa ketika mesin melaporkan "TELUR EMAS TERDETEKSI", tidak ada informasi tambahan yang dapat diketahui oleh Pak Dengklek, seperti telur yang mana yang merupakan telur emas. Pak Dengklek ingin menemukan kedua telur emas dari tujuh telur tersebut.
Sebagai contoh, berikut adalah ilustrasi mesin pendeteksi telur apabila telur 2 dan 3 adalah telur emas. Perhatikan bahwa ini adalah contoh, sehingga mungkin saja telur emas yang sesungguhnya merupakan pasangan telur yang lain.

Pak Dengklek ingin mencari sebuah strategi yang meminimumkan penggunaan mesin pendeteksi telur mau bagaimana pun pasangan telur emasnya. Dengan menggunakan strategi ini, dijamin bahwa Pak Dengklek dapat menentukan secara persis mana dua telur yang merupakan telur emas dengan menggunakan mesin pendeteksi telur emas paling banyak K kali. Berapakah nilai dari K?
Tuliskan jawaban dalam bentuk ANGKA.
Masuk untuk menulis jawaban