Deskripsi Untuk Soal Nomor 19 dan 21
Andi senang bermain dengan angka. Ia menusun segitiga dari bilangan dengan aturan sebagai berikut. Di baris paling dasar sejumlah bilangan tertentu dituliskan. Pada baris di atasnya bilangan-bilangan diisikan namun bilangan pertama (terkiri) merupakan hasil penjumlahan bilangan pertama (terkiri) dan kedua dari baris tepat di bawahnya, bilangan kedua merupakan hasil penjumlahan bilangan kedua dan ketiga dari baris tepat di bawahnya, dan seterusnya. Tentu saja jika pada baris terbawah terdapat n bilangan maka pada baris di atasnya terdapat n-1 bilangan. Pada baris-baris berikut di atasnya, ia melakukan hal yang sama yaitu bilangan pertama adalah hasil penjumlahan 2 bilangan di baris tepat di bawahnya hingga tersisa baris puncak yang hanya berisi satu bilangan.
Contoh segitiga yang dihasilkan:

Pada suatu segitiga yang dibuatnya diketahui di baris puncak terdapat bilangan -106, sementara di baris paling bawah terdapat bilangan lima bilangan yaitu: 24, 23, x, y, dan 12 (bilangan-bilangan x dan y tidak diketahui), jika (x – y) = 4 berapakah (x + y) ?
a. -23
b. 82
c. -46
d. 26
e. 12
Berapakah bilangan di puncak jika pada baris paling dasar terdapat 6 bilangan : 0, 10, 20, 30, 40, 50
a. 210
b. 1920
c. 960
d. 80
e. 100
Berapakah bilangan di puncak jika pada baris paling dasar terdapat 14 bilangan masing-masing berharga 1?
a. 512
b. 16384
c. 1960
d. 256
e. 8192
20.
800
320 480
120 200 280
40 80 120 160
10 30 50 70 90
0 10 20 30 40 50
jadi jawaban yang benar adalah 800 (tidak ada opsi)
jika di buat pola, di baris paling bawah = a,b,c,d untuk 4 bilangan, paling puncak di dapat: 1a + 4b + 6c + 4c + 1d (koefisien a,b,c,d adalah angka2 pada segitiga pascal ketika n = 4)
dengan bgtu, jika kita tau angka2 pada baris paling bawah, dengan kita bisa mencari nilai paling atas tanpa harus di simulasikan dari bawah ke atas.
No. 21
213=8192
20. 800
21. E. 8192
Masuk untuk menulis jawaban